Meski Turun Pamor Smartwatch, iWatch Tetap Tangguh

Tren jam tangan pintar atau smartwatch yang beberapa waktu ini sempat merajai pasar tiba-tiba mengalami penurunan sekitar hampir 51,6 persen berbarengan dengan diluncurkannya seri iWatch generasi baru pada kuartal ketiga.

Angka ini tentu sangat jauh di bawah penjualan tahun lalu di periode yang sama. Pada tahun lalu, terdapat sekit 5,6 juta terjual pada kuartal ini, sedangkan tahun ini hanya sekitar 2,7 juta, menurut pengamatan IDC.

Meski Turun Pamor Smartwatch, iWatch Tetap Tangguh

sumber: www.androidauthority.com

Penurunan ini pun tak dapat ditolak oleh pemasok terbesar pasar jam tangan pintar, Apple Watch. Tahun lalu dikonfirmasi bahwa Apple Watch mampu menjual sebanyak 3,9 juta unit iWatchnya, namun tahun ini hanya 1,1 juta yang berhasil mereka jual sampai masuk kuartal tiga ini. Jika diakumulasikan, dalam setahun ini Apple Watch mengalami penurunan penjualan dari 71,6 persen menjadi 41,3 persen.

Meski begitu, produk iWatchmasih tetap merajai pasar. Diketahui dari 2,7 juta produk jam tangan pintar yang terjual di pasaran, 1,1 jutanya merupakan iWatch yang diikuti Garmin pada peringkat dua dengan penjualan sekitar 600 ribu unit, dan Samsung di posisi ke tiga dengan penjualan sebanyak 400 ribu unit.

Pertumbuhan pasar jam tangan pintar yang demikian ini diakui Jithes Ubrani, analis dari IDC sebagai pembuktian bahwa perangkat jam tangan pintar tidak untuk semua orang.

Memang sekilas, terdapat mis pemahaman pada masyarakat akan kemiripan fungsi yang terdapat pada smartwatch dan smartphone. Konsumen tentu menginginkan hal menonjol apa yang mampu diberikan smartwatch sehingga dirinya tertarik untuk memilikinya dan hal inilah yang mampu diberikan Garmin pada produknya.

Garmin membekali smartwatchnya dengan fitur yang fokus kepada fungsi pelacakan kebugaran dan kesehatan yang terbukti sukses mencuri hati pecinta smartwatch.

Meski Turun Pamor Smartwatch, iWatch Tetap Tangguh

sumber: www.itproportal.com

Ke depannya, Ubrani mengatakan bahwa produsen harus mampu menawarkan diferensiasi pengalaman antara smartwatch dan smartphone sehingga konsumen khususnya korporat merasa perlu untuk menggunakannya sebagai alat bisnis.