Watch Art Grand Exhibition edisi ketujuh resmi selesai. Perhelatan yang digelar mulai 2 Oktober sampai dengan 18 Oktober 2026, diadakan di Milan, sebagai tuan rumah, sekaligus menandai pertama kalinya pameran tersebut diselenggarakan di Italia.

© Patek Philippe
Sebelumnya, Watch Art Grand Exhibition telah hadir di berbagai kota besar dunia, mulai dari Dubai, Munich, London, New York, Singapura, hingga Tokyo. Namun, dari segi skala penyelenggaraan, edisi tahun ini menjadi yang terbesar sepanjang sejarah pameran tersebut. Bertempat di Palazzo delle Scintille, Milan, acara ini menghadirkan lebih dari 500 koleksi jam tangan.
Pameran yang ekslusif diselenggarakan oleh Patek Philippe, mengajak pengunjung untuk mengenal lebih dekat dunia horologi melalui pengalaman imersif yang memberikan gambaran menyeluruh tentang sejarah, inovasi, hingga craftsmanship di balik setiap koleksi. Selain menampilkan berbagai koleksi bersejarah dari arsip Patek Philippe, brand asal Swiss ini juga memperkenalkan tujuh jam tangan limited edition terbaru.
Grand Complications
Pada perhelatan Watch Art Grand Exhibition Milan 2026, Patek Philippe memberikan perhatian khusus pada koleksi Grand Complications, dengan menghadirkan lima dari total tujuh reference terbaru.
7047G-010

© Patek Philippe
Model pertama adalah Patek Philippe Ref. 7047G-010, jam tangan dengan komplikasi minute repeater yang menggunakan dua gong klasik untuk menghasilkan suara penunjuk waktu. Mekanisme ini dapat diaktifkan melalui slide yang terletak di sisi case, serta dilengkapi dengan indikator small seconds.
Dirilis secara terbatas hanya 5 pieces, jam tangan ini hadir dengan bentuk case Calatrava ber diameter 38mm yang terbuat dari white gold. Bagian dial tampil mencolok dengan warna merah cerah serta motif karbon di bagian tengah. Tampilannya semakin lengkap dengan alligator leather strap berwarna merah senada, dan prong buckle berbahan white gold.
Dari segi movement, jam tangan ini ditenagai oleh Caliber R 27 PS, automatic movement yang dikenal dengan konstruksinya yang tipis.
5531G-012

© Patek Philippe
Patek Philippe Ref. 5531G-012 hadir sebagai limited edition lainnya yang diproduksi hanya 5 pieces. Jam tangan ini menggabungkan dua komplikasi sekaligus, yaitu minute repeater dan World Time, yang memungkinkan penggunanya mengetahui waktu di berbagai zona dunia sekaligus menikmati mekanisme penunjuk waktu melalui suara.
Model ini hadir dengan case white gold berdiameter 40.2mm, dihiasi motif hand-guilloché hobnail pada sisi case. Dari segi movement, jam tangan ini ditenagai oleh Caliber R 27 HU, sebuah self-winding movement, yang menawarkan power reserve up to 48 jam.
Dial-nya yang dibuat menggunakan teknik cloisonné Grand Feu enamel, menampilkan ilustrasi pusat kota Milan, ibu kota wilayah Lombardy, dalam suasana siang hari. Detail nama kota Milano juga diberi aksen merah pada indikator World Time. Tampilan tersebut dilengkapi dengan hand-stitched grained calfskin strap berwarna light brown serta fold-over clasp white gold.
5531G-013

© Patek Philippe
Patek Philippe Ref. 5531G-013 juga hadir sebagai limited edition yang hanya diproduksi sebanyak 5 pieces. Secara keseluruhan, model ini memiliki spesifikasi yang hampir identik dengan Ref. 5531G-012, mulai dari case white gold berdiameter 40.2mm dengan motif hobnail di sisi case, hingga penggunaan Caliber R 27 HU, sebuah automatic movement yang menggabungkan dua komplikasi sekaligus, yaitu minute repeater dan World Time.
Perbedaan utamanya terletak pada tampilan dial dan pilihan warna strap. Jika Ref. 5531G-012 menggambarkan suasana Milan pada siang hari, Ref. 5531G-013 menampilkan panorama kota Milan pada malam hari. Selain itu, Patek Philippe 5531G-013 menggunakan calfskin leather strap berwarna dark blue, dengan akses merah pada jahitan-nya.
5978P-010

© Patek Philippe
Setelah tiga model sebelumnya masing-masing dirilis terbatas hanya 5 pieces, kini Patek Philippe menghadirkan model dengan jumlah produksi lebih banyak, yakni 120 pieces. Model ini menjadi salah satu rilisan paling inovatif dalam pameran tahun ini karena untuk pertama kalinya Patek Philippe menggabungkan manually wound chronograph movement dengan komplikasi instantaneous perpetual calendar.
Inovasi tersebut diwujudkan melalui Caliber CH 29-535 PS QI, sebuah manual winding movement terbaru yang terdiri dari 500 komponen. Kombinasi kedua komplikasi ini memungkinkan indikator kalender, termasuk hari, tanggal, dan bulan, berganti secara instan dan bersamaan, sekaligus mempertahankan fungsi chronograph dalam satu movement.
Ref. 5978P-010, hadir menggunakan case platinum berdiameter 42mm, dipadukan dengan dial berwarna navy blue dengan finishing sunburst, tekstur khusus di bagian tengah, serta gradasi hitam pada tepi dial. Untuk melengkapi tampilannya, Patek Philippe menggunakan composite strap berwarna serupa, dengan tambahan detail aksen jahitan merah.
7147G-010

© Patek Philippe
Terakhir dari lini Grand Complications, ada Patek Philippe Ref. 7147G-010, model yang tampil mencolok dengan nuansa serba hijau, terinspirasi dari salah satu warna pada bendera Italia. Jam tangan ini hadir dengan case white gold 38mm, dipadukan dengan dial hijau lacquer yang memiliki motif karbon di bagian tengah, dilengkapi alligator leather strap berwarna senada.
Pada bagian dial, 7147G-010 menampilkan salah satu komplikasi klasik Patek Philippe, yaitu perpetual calendar, yang ditenagai oleh Automatic Caliber 240 Q. Menariknya, indikasi kalender pada model ini ditampilkan dalam bahasa Italia. Sebagai pelengkap, terdapat juga moonphase display di posisi pukul 6. Patek Philippe menghadirkan model ini dalam jumlah terbatas, yakni hanya 100 pieces.
Calatrava
7007G-010

© Patek Philippe
Hanya satu model yang masuk dalam koleksi Calatrava, yaitu Patek Philippe Calatrava Ref. 7007G-010, yang diproduksi terbatas sebanyak 200 pieces. Setelah sebelumnya menghadirkan nuansa serba merah dan hijau pada koleksi Grand Complications, kini Patek Philippe melengkapi representasi warna bendera Italia melalui Calatrava dengan desain serba putih.
Jam tangan ini hadir dengan case white gold berdiameter 38mm, yang ditenagai oleh Caliber 26-330 S C — automatic calibre dengan power reserve hingga 45 jam. Untuk melengkapi desain serba putihnya, Patek Philippe memasangkan alligator leather strap berwarna putih dengan prong buckle berbahan white gold.
Untuk bagian dial, white lacquered dengan tambahan motif karbon di bagian tengah, serupa dengan dua model Grand Complications sebelumnya. Untuk memberikan kontras pada desain yang didominasi warna putih, Patek Philippe menggunakan hands dan hour markers berbahan white gold dengan finishing charcoal gray. Sementara itu, indikator menit pada bagian dalam dan luar dial dicetak dalam warna hitam, sehingga memberikan kontras yang jelas. Tak ketinggalan, terdapat date window pada posisi pukul 3.
Aquanaut
5167A-014

© Patek Philippe
Sama seperti Calatrava yang hanya menghadirkan satu referensi khusus, koleksi Aquanaut juga merilis satu edisi terbaru, yaitu Patek Philippe Aquanaut Ref. 5167A-014, dirilis secara terbatas hanya 250 pieces.
Jam tangan ini hadir dengan case stainless steel berdiameter 40.8mm, dipadukan dengan dial berwarna biru menggunakan finishing sunburst serta gradasi hitam di bagian tepinya. Dial tersebut juga mempertahankan motif embossed khas Aquanaut. Untuk memperkuat karakter sporty-nya, Patek Philippe menambahkan aksen merah pada minute track dan jarum detik, menciptakan kontras menarik dengan dominasi warna biru pada dial.
Melengkapi tampilannya, Patek Philippe menggunakan composite rubber strap berwarna midnight blue yang hampir senada dengan dial. Dari segi movement, jam tangan ini ditenagai oleh Caliber 26-330 S C, automatic movement dengan power reserve hingga 45 jam.
Baca juga: Alasan Dibalik Dominasi Patek Philippe Sebagai ‘Raja’ High-End Watchmaking
Referensi
“‘Watch Art’ Grand Exhibition Milan 2026.” Patek Philippe SA, 19 Oct. 2026, https://www.patek.com/en/manufacture/inside-patek-philippe/watch-art-grand-exhibitions/milan.
“Inside the Patek Philippe WATCH ART Grand Exhibition Milano 2026.” Time and Watches | The Watch Blog, 2 Oct. 2026, https://www.timeandwatches.com/2026/10/patek-philippe-watch-art-grand-exhibition-milano-2026.html.
“Patek Philippe’s Watch Art Grand Exhibition 2026: Italian Limited-Edition Timepieces.” Swisswatches Magazine, 7 Oct. 2026, https://swisswatches-magazine.com/patek-philippes-watch-art-grand-exhibition-2026-limited-edition-timepieces/.
Tully, Joyceline. “Patek Philippe Releases Seven Limited Editions at Watch Art Grand Exhibition Milan.” Revolution Watch, 1 Oct. 2026, https://revolutionwatch.com/patek-philippe-releases-seven-limited-editions-at-watch-art-grand-exhibition-milan/.

